Showing posts with label Perawatan. Show all posts
Showing posts with label Perawatan. Show all posts

Wednesday, August 15, 2012

Cara Mengurangi Resiko Penyebab Penyakit Jantung


Bagaimana Cara Mengurangi Resiko Penyebab Penyakit Jantung? Jantung merupakan organ tubuh yang sangat vital bagi manusia. Melalui jantung semua kebutuhan nutrisi, oksigen ke seluruh bagian tubuh dapat terpenuhi. Penyakit jantung merupakan penyakit yang mematikan dan sangat fatal. jagalah kesehatan jantung anda agar terhindar dari penyakit jantung. Berikut ini adalah cara penting dalam menurunkan faktor resiko muncul dan berkembangnya penyakit jantung.

Menjalanakan Diet Sehat Jantung

Berikut ini beberapa aturan yg sederhana dalam diet sehat untuk jantung yang dapat dengan signifikan menurunkan potensi-potensi berkembangnya penyakit jantung dalam diri anda. Berikut secara singkat aturan diet sehat untuk jantung:

  1. Batasi konsumsi trans fat atau trans fatty acid (substansi lemak yang tidak sehat yang dibuat melalui proses kimia hidrogenasi minyak (dimana lemak cair dibuat menjadi lemak padat melalui penambahan atom hydrogen) dan minyak hasil proses kimia dengan penambahan atom atau hydrogenated oils yang ada pada margarine, makanan cepat saji (fast food), dan makanan yang digoreng.
  2. Batasi konsumsi gula pasir murni dari kue, biskuit atau permen manis.
  3. Gunakan tambahan minyak zaitun murni dan bawang putih pada saat memasak, kedua bahan ini dapat menurunkan kolesterol.
  4. Tambahkan asam lemak omega 3 (omega 3 fatty acid) ke dalam diet anda. Sumber terbaik omega adalah dari minyak ikan.


Olahraga teratur
Mengembangkan latihan atau program olahraga sehingga menjadi aktifitas rutin dan menetap setiap harinya dapat menurunkan resiko anda dari penyakit jantung. Berikut ini sedikit tips berolahraga:

  1. Lakukan olahraga 3-4 kali tiap minggunya, untuk setiap kali latihan sedikitnya selama 30 menit.
  2. Jaga rutinitas olahraga anda agar teratur, dan mulailah dengan pelan.
  3. Jangan sampai kekurangan cairan, maka dari itu banyaklah minum air putih (Sebelum berolahraga, selama berolahraga dan setelah berolahraga)


Tingkatkan gaya hidup sehat anda.
Sebagai tambahan dari diet sehat dan olahraga sebagai cara hidup, anda sebaiknya juga melakukan beberapa hal dibawah ini:

  1. Berhenti merokok dan hindari menjadi perokok pasif, merokok dan menjadi perokok pasif adalah penyebab utama penyakit jantung.
  2. Batasi konsumsi alkohol, konsumsi alkohol yang berlebihan (alkoholisme) dapat mengurangi atau megnhabiskan supply vitamin dan zat gizi lain ke dalam tubuh.
  3. Kurangi stress dan kecemasan anda. Perasaan stress dan cemas dapat mengarah kepada tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan lainnya.
  4. Jaga berat badan sehat anda. Kegemukan merupakan penyebab penting dari penyakit jantung.


Perhatikan 4 indikator berkembangkanya penyakit jantung:

Pastikan anda melakukan pemeriksaan adanya peningkatan kolesterol, triglyserida (lemak), homocysteine dan tingkat protein C reaktif. Ikuti protokol dibawah ini apabila terjadi peningkatan dari indikator-indikator dibawah ini:

  • Apabila kadar kolesterol anda tinggi, anda dapat menurunkannya secara alami dengan policosanol, guggulipid dan beberapa ektrak herbal lainnya seperti minyak ikan. Ingatlah, hanya 20 persen kolesterol dalam tubuh anda berasal dari apa yang anda makan, dan sisanya yaitu 80 persen kolesterol dibuat oleh hati. Guggulipid adalah ekstrak dari resin pokok guggul, Commiphora mukul. Commiphora mukul yaitu sejenis pokok berduri yang berasal dari Arab dan India dan ia dapat tumbuh hingga mencapai dua meter. Gum resin yang berwarna kuning mengandungi bahan aktif yaitu Z dan E-guggulsterone yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol dalam darah.
  • Apabila kadar triglyserida anda terlalu tinggi, kurangi konsumsi karbohidrat dan gula. Minyak ikan, vitamin C, guggulipid dan teh hijau adalah cara-cara alami dan aman untuk menurunkan kadar triglyserida darah.
  • Jika kadar homocysteine darah tinggi, dapat di normalkan kembali dengan mudah dengan konsumsi vitamin B dalam diet, terutama asam folat, vitamin B6 dan vitamin B12.
  • Jika kadar Protein C reaktif anda tinggi, hal ini menunjukkan telah terjadi inflamasi di dalam darah. Minyak ikan, jahe dan msm (Methylsulfonilmethan yaitu zat yang mensuplai belerang Aktif secara biologis ke dalam tubuh dalam bentuk zat gizi) yang dapat membantu anda dalam menurunkan inflamasi secara alami.


Tuesday, August 14, 2012

Gagal Jantung (Heart Failure-(HF))


Gagal jantung atau di sebut dengan Heart failure (HF) adalah suatu kondisi di mana masalah dengan struktur atau fungsi jantung mengganggu kemampuannya untuk memasok aliran darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Ini agar tidak bingung dengan serangan jantung atau infark miokard (lihat'' Terminologi'').

Gagal Jantung (Heart Failure-(HF))

Penyebab umum gagal jantung termasuk infark miokard dan bentuk lain dari penyakit jantung iskemik, hipertensi, penyakit jantung katup dan kardiomiopati. Gagal jantung bisa menyebabkan berbagai macam gejala contohnya seperti sesak napas (biasanya lebih buruk ketika berbaring datar, yang disebut ortopnea), batuk, pembengkakan pergelangan kaki dan kapasitas latihan berkurang. Gagal jantung sering tidak terdiagnosis karena kurangnya definisi universal yang disepakati dan tantangan dalam diagnosis definitif. Pengobatan umumnya terdiri dari langkah-langkah gaya hidup (seperti penurunan asupan garam) dan obat-obatan, dan kadang-kadang perangkat atau bahkan operasi.

Gagal jantung adalah yg umum, mahal, kondisi menonaktifkan dan mematikan.

Sebagian besar karena biaya rawat inap, hal ini terkait dengan pengeluaran kesehatan tinggi, biaya telah diperkirakan sebesar 2% dari total anggaran National Health Service di Inggris, dan lebih dari $35 miliar di Amerika Serikat.

Gagal jantung dikaitkan dengan kesehatan fisik dan mental secara signifikan berkurang, sehingga kualitas menurun tajam kehidupan.

Dengan pengecualian gagal jantung disebabkan oleh kondisi reversibel, kondisi biasanya memburuk dengan waktu. Meskipun beberapa pasien bertahan hidup bertahun-tahun, penyakit progresif dikaitkan dengan tingkat kematian secara keseluruhan tahunan sebesar 10%.

Jaga kesehatan jantung anda karena kesehatan itu lebih mahal. lebih baik mencegah dari pada mengobati. Semoga bermanfaat, Terimakasih telah mengunjungi blog gagal-jantung.blogspot.com. Baca juga artikel yang lain seperti Patofisiologi Gagal Jantung. By news-medical.net

Thursday, August 9, 2012

Pathway Gagal Jantung Kongestif


Congetive Heart Failure ( C H F )


PENGERTIAN GAGAL JANTUNG

Yang Dimaksud Gagal jantung kongestif adalah suatu sindroma klinik yang disebabkan oleh berkurangnya volume pemompaan jantung untuk keperluan relatif tubuh, disertai hilangnya curah jantung dalam mempertahankan aliran balik vena. 

Di mana keadaan jantung tidak dapat memompa darah secara maksimal agar dapat disalurkan ke seluruh tubuh yang memerlukan.

ETIOLOGI
  • Kelainan otot jantung
  • Atrosklerosis koroner
  • Hipertensi sistemik atau pulmonal
  • Peradangan atau degeneratif
  • Faktor sistemik : tirotoksikosis, Faktor sistemik : tirotoksikosis, hipokisa, anemia, asidosis dan ketidak seimbangan elektrolit.

PATOFISIOLOGI

Kelainan intrinsik pada kontraktilitas miokardium yang khas pada gagal jantung akibat penyakit jantung iskemik, mengganggu kemampuan pengosongan ventrikel yang efektif. Kontraktilitas ventrikel kiri yang menurun mengurangi curah sekuncup dan meningkatkan volume residu ventrikel.

Tekanan rteri paru-paru dapat meningkat sebagai respon terhadap peningkatan kronis tekanan vena paru. Hipertensi pulmonary meningkatkan tahanan terhadap ejeksi ventrikel kanan. Serentetan kejadian seprti yang terjadi pada jantung kiri, juga akan terjadi pada jantung kanan, dimana akhirnya akan terjdi kongesti sistemik dan edema.

Perkembangan dari kongesti sistemik atau paru-paru dan edema dapat dieksaserbasi oleh regurgitasi fungsional dan katub-katub trikuspidalis atau mitralis bergantian. Regurgitasi fungsional dapat disebabkan oleh dilatasi dari annulus katub atrioventrikularis atau perubahan-perubahan pada orientasi otot papilaris dan kordatendinae yang terjadi sekunder akibat dilatasi ruang.

Sebagai respon terhadap gagal jantung ada tiga meknisme primer yang dapat dilihat; meningkatnya aktifitas adrenergik simpatik, meningkatnya beban awal akibat aktivasi istem rennin-angiotensin-aldosteron dan hipertrofi ventrikel. Ketiga respon ini mencerminkan usaha untuk mempertahankan curh jantung. Meknisme-meknisme ini mungkin memadai untuk mempertahnkan curah jantung pada tingkat normal atau hampir normal pada gagal jantung dini, pada keadaan istirahat. Tetapi kelainan pad kerj ventrikel dan menurunnya curah jantung biasanya tampak pada keadaan berktivitas. Dengn berlanjutny gagal jantung maka kompensasi akan menjadi semakin luring efektif.

JENIS DAN KLASIFIKASI
  1. Gagal jantung kiri
  2. gagal jantung kanan

GAGAL JANTUNG KIRI
  • Gagal jantung kiri disebabkan oleh penyakit jantung koroner, penyakit katup aorta dan mitral serta hipertensi.
  • Gagal jantung kiri berdampak pada : Paru-Paru. Ginjal. dan Otak.

GAGAL JANTUNG KANAN
  • Penyebab gagal jantung kanan harus juga termasuk semua yang dapat menyebabkan gagal jantung kiri, seharusnya stenosis mitral gagal jantung kiri, seharusnya stenosis mitral yang menyebabkan peningkatan tekanan dalam sirkulasi paru.sirkulasi paru.
  • Gagal jantung kanan dapat berdampak pada : Hati, Ginjal, Jaringan subkutis, Otak, Sistem Aliran aorta.

MANIFESTASI KLINIS

Gejala yang muncul sesuai dengan gejala jantung kiri diikuti gagal jantung kanan dapat terjadinya di dada karena peningkatan kebutuhan oksigen. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tanda–tanda gejala gagal jantung kongestift biasanya terdapat bunyi derap dan bising akibat regurgitasi mitral.

Gagal Jantung Kiri
  • Dispneu
  • Orthopneu
  • Paroksimal Paroksimal Nokturnal
  • BatukBatuk
  • Mudah lelah
  • Gelisah dan cemasGelisah dan cemas

Gagal Jantung Kanan
  • Pitting edema
  • Hepatomegali
  • AnoreksiaAnoreksia
  • NokturiaNokturia
  • kelemahan

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
  • Pada EKG ditemukan hipertropi ventrikel kiri, kelainan gelombang ST dan T.
  • Dari foto torax terdapat pembesaran jantung dan bendungan paru.
  • Pada ekhokardiografi terlihat pembesaran dan disfungsi ventrikel kiri, kelainan bergerak katup mitral saat diastolik.
  • Pengukuran tekanan vena sentral (CVP)

PENATA LAKSANAAN

Tidak ada pengobatan spesifik. Bila diketahui etiologinya diberikan terapi sesuai penyebab. Namun jika idiopatik, dilakukan terapi sesuai gagal jantung kongestif. Yang terbaik adalah transplantasi jantung.

DIAGNOSA KEPERAWATAN
  • Intoleransi aktifitas yang berhubungan dengan insufisiensi oksigen untuk aktifitas kehidupan sehari-hari.
  • Ansietas yang berhubungan dengan sulit bernafas.
  • Resiko tinggi terhadap kelebihan volume cairan.
  • Gangguan pola tidur yang berhubungan dengan dispneanokturnal dan biasanya ketidak mampuan posisi tidur yang nokturnal.
  • Perubahan nutrisi.
  • Resiko tinggi yang berhubungan dengan kurang interaktif penata laksanaan rigment teurapeutik.

INTERVENSI
  • Pantau tanda dan gejala hipoksia.
  • Pantau gejala dan edema paru akut.
  • Waspadai pemberian cairan intravena ( IV ). Pastikan untuk pemberian cairan tambahan misal antibiotik.
  • Bantu klien dengan tindakan untuk menyimpan kekuatan seperti istirahat sebelum dan sesudah aktivitasi.
  • Jelaskan kebutuhan untuk memenuhi diet rendah natrium dan pembatasan cairan sesuai program, konsul dengan ahli nutrisi sesuai dengan kebutuhan
  • Ajarkan klien dan keluarga tentang kondisi dan penyebabnya
  • Jelaskan kerja obat yang diprogramkan secara khas mencakup preparat, digitalis, vasodilator dan diuretik.
  • Ajarkan klien menghitung frekuensi nadinya.
  • Jelaskan kebutuhan untuk meningkatkan aktivitas secara bertahap dan istirahat bila terjadi dispnea dan kelemahan.

Terimakasih telah mengunjungi gagal-jantung.blogspot.com semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. sayangi jantung anda. mencegah sebelum mengobati. Baca juga artikel tentang Penyebab Gagal Jantung Kongestif dan Tindakan Perawatan.

Penyebab Gagal Jantung Kongestif dan Tindakan Perawatan




Penyebab Gagal Jantung Kongestif dan Perawatannya
Gagal jantung Kongestif atau Congestive Heart Failure (CHF) adalah keadaan di mana jantung tidak dapat memompa darah secara maksimal agar dapat disalurkan ke seluruh tubuh yang memerlukan.


Penyebab gagal jantung kongestif :

Gagal jantung kongestif dapat disebabkan oleh penyakit-penyakit yang melemahkan atau menyebabkan kekakuan pada otot-otot jantung dan penyakit-penyakit yang meningkatkan permintaan oksigen diluar kemampuan jantung untuk memberikannya.

Berbagai penyakit seperti hemochromatosis atau amyloidosis dapat menyebabkan otot jantung menjadi kaku dan mengganggu fungsi jantung. Tekanan darah tinggi yang berkepanjangan juga dapat mengakibatkan penebalan jantung (hypertrophied).

Semua hal tersebut dapat menjadi pemicu gagal jantung kongestif. Gagal jantung kongestif dapat berakibat buruk pada organ-organ tubuh. Otot-otot jantung yang melemah mungkin tidak mampu mensuplai darah yang cukup ke ginjal.

Akibatnya, fungsi ginjal untuk mengekskresi garam (sodium) dan air terganggu sehingga tubuh menahan lebih banyak cairan. Paru-paru mungkin menjadi padat dengan cairan. Kondisi ini dikenal dengan istilah pulmonary edema.

Cairan juga mungkin terkumpul dalam hati, dengan demikian mengganggu kemampuannya untuk menghilangkan racun-racun dari tubuh dan menghasilkan protein-protein penting.

Usus-usus mungkin menjadi kurang efisien dalam menyerap nutrisi-nutrisi dan obat-obat. Ya, jika tidak dirawat, gagal jantung kongestif yang memburuk akan mempengaruhi setiap organ dalam tubuh yang tentu saja mengancam kehidupan.

Apa Saja Gejala Gagal Jantung Kongestif?

Gagal jantung kongestif terjadi dalam beberapa tahap. Pada awalnya, penderita gagal jantung kongestif akan mengalami kelelahan, lemas, dan sakit ketika penderita beraktivitas cukup berat.

Celakanya, gejala gagal jantung kongestif semacam ini sering diabaikan sehingga tidak terdeteksi lebih awal karena dianggap tidak berbahaya. Tahap selanjutnya, penderita gagal jantung kongestif mencapai tingkat lanjut yaitu jantung berdebar secara cepat dan tidak normal.

Orang tersebut tidak dapat lagi melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasanya. Jika merasa lelah sedikit saja, maka palpitasi akan terjadi. Maka, orang yang mengalami gagal jantung akan lebih sering menghabiskan waktu di tempat istirahat.

Berikutnya, akan terjadi pembengkakan (edema) di pergelangan-pergelangan kaki atau perut karena penimbunan cairan di dalam tubuh akibat gagal jantung kongestif dan di malam hari, penderita akan lebih sering buang air kecil.

Jika cairan berakumulasi dalam paru-paru, penderita akan mengalami sesak napas, terutama selama olahraga/latihan dan ketika berbaring rata. Pada beberapa kasus, pasien bisa jadi terbangun di malam hari karena sesak napas.

Bila cairan terkumpul dalam hati dan usus maka akan menyebabkan mual, nyeri perut, dan nafsu makan yang berkurang. Pengidap gagal jantung kongestif juga akan merasakan sakit luar biasa serta ketidakmampuan menjalankan kegiatan sehari-hari dan gejala-gejala yang menyertai gagal jantung kongestif akan semakin meningkat intensitasnya.

Kapan anda sebaiknya menghubungi atau pergi ke dokter?

Konsultasikan, hubungi atau pergilah ke dokter jika anda mengalami hal-hal dibawah ini:

  • Nafas pendek yang bertambah buruk.
  • Bertambahnya berat badan lebih dari 5 pound dalam satu minggu.
  • Pembengkakan kaki dimana hal ini baru terjadi pertama kalinya pada anda.
  • Batuk atau timbul suara wheezing atau mengi pada malam hari,
  • Nyeri dada atau terasa berat pada dada.
  • Terdapat efek samping dari obat yang anda minum.
  • Gagal menurunkan berat badan bahkan setelah anda meminum obat diuretik ( obat kencing)


Bagaimana Perawatannya? 

Perawatan gagal jantung kongestif diberikan berdasarkan situasi dan kondisi pasien. Pada tahap pertama, penderita gagal jantung kongestif diberi obat penghambat ACE.

Obat ini berfungsi untuk memperbesar pembuluh darah dan membantu lancarnya aliran darah. Jika penderita juga mengalami tekanan darah tinggi, ia akan diberi Beta blockers untuk mengontrol tekanan darah.

Selain obat-obat kimia tersebut, beberapa tanaman obat dapat membantu Anda yang mengalami gagal jantung kongestif diantaranya Noni Juice dan Sarang Semut. Kedua herbal tersebut dapat membantu mengatasi gejala-gejala gagal jantung kongestif.

Mekanismenya ialah dengan menyehatkan pembuluh darah yang menyempit dan melancarkan peredaran darah serta dengan merevitalisasi sel-sel jantung yang mungkin rusak.

Apabila obat-obatan herbal dan medis tidak lagi dapat mengatasi gangguan gagal jantung kongestif anda, operasi dan transplantasi jantung merupakan pilihan terakhir bagi hidup Anda. Baca juga artikel Pathway Gagal Jantung Kongestif.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes